SUMBER
DAYA ALAM
Disusun
Oleh : Wahyu Rifaldo
NPM : 16417152
Teknik
Elektro Gunadarma
1.
Pengertian
sumber daya alam
Pengertian Sumber Daya Alam adalah semua
kekayaan bumi, baik biotik maupun abiotik yang dapat dimanfaatkan untuk
memenuhi kebutuhan manusia dan kesejahteraan manusia, misalnya: tumbuhan,
hewan, udara, air, tanah, bahan tambang, angin, cahaya matahari, dan mikroba
(jasad renik).
2.
Jenis-Jenis
sumber daya alam
Sumber Daya Alam dapat didefinisikan
sebagai segala sesuatu yang memiliki fungsi
lingkungan hidup yang berada di lingkungan alam dimana manusia dapat
menggunakannya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan kata lain, Sumber daya
alam merupakan kekayaan alam baik itu biotik maupun abiotik yang dapat
dipergunakan manusia untuk memenuhi kebutuhan dan kesejahteraan hidupnya.
Terdapat dua komponen sumber daya alam
yang ada di bumi ini, yaitu :
1.
Sumber
daya alam biotik – yaitu kekayaan alam yang hidup,
baik itu mikro maupun makro seperti manusia, hewan, dan tumbuh-tumbuhan
2.
Sumber
Daya Alama abiotik – yaitu sumber kekayaan alam yang
berupa benda mati atau tidak hidup seperti air, tanah, logam, minyak bumi, dan
lain sebagainya.
Kesemua sumber daya alam tersebut
tersebar secara tidak merata di lapisan atmosfer permukaan bumi ini,
dimana setiap negara memiliki keragaman sumber daya Alam yang berbeda-beda di
tiap wilayahnya. Indonesia misalnya, yang memiliki tingkat biodervitas yang
cukup tinggi dengan sumber daya alam hayati maupun sumber daya alam non hayati
baik yang berada di darat maupun di lautan yang menjadikan Indonesia sebagai
tulang punggung perkembangan ekonomi yang terus berkelanjutan.
Klasifikasi jenis jenis sumber daya
alam bisa dilihat dari berbagai sudut pandang, seperti :
Berdasarkan sifatnya jenis-jenis
sumber daya alam yang harus kita ketahui ada 2 yang akan menjelaskan sumber
daya alam dengan pengertianya satu persatu .
Berikut adalah penjelasan jenis-jenis
sumber daya alam berdasarkan sifatnya :
1.
Sumber Daya Alam yang dapat diperbaharui
Yaitu Sumber daya alam yang tidak akan
pernah habis, karena kemampuan yang dimiliki alam yang mampu melakukan
pembaharuan terhadap sumber daya tersebut dalam waktu yang relatif cepat.
Contoh sumber daya alam yang dapat diperbaharuai adalah hewan, tumbuh-tumbuhan,
udara, air, sinar matahari, dan mikroorganisme lainnya. Akan tetapi jika sumber
daya tersebut dipergunakan secara berlebihan, maka besar kemungkinan sumber
daya alam tersebut dapat mengalami kepunahan dan kita harus memiliki cara melestarikan flora dan fauna.
Pembaharuan yang dilakukan oleh alam terhadap sumber daya alam dilakukan dengan
dua mekanisme, yaitu :
- Dengan jalan reproduksi – Ini terjadi pada sumber daya alam hayati, misalnya hewan dan tumbuh-tumbuhan yang memiliki kemampuan untuk berkembang biak, sehingga jumlahnya akan menjadi banyak.
- Dengan jalan sirkulasi – Ini berlaku bagi sumber daya alam seperti air dan udara, dimana keduanya terikat dengan sistem siklus.
Meskipun dengan keberadaan yang sangat
melimpah, akan tetapi perlu kehati-hatian dalam menggunakan sumber daya alam
ini, yaitu dengan membatasi serta menjaga kelestariannya agar nantinya sumber
daya alam ini dapat digunakan secara berkelanjutan.
2.
Sumber Daya Alam yang tidak dapat diperbaharui
Ini merupakan sumber daya alam yang
memiliki jumlah yang terbatas. Hal ini disebabkan karena proses pembentukannya
membutuhkan waktu yang lebih lama daripada proses pemanfaatannya, yaitu bisa
memakan puluhan hingga jutaan tahun lamanya yang bergantung juga pada pengaruh letak astronomis sehingga
jika digunakan secara terus menerus, kekayaan alam ini akan cepat habis. Contoh
dari sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah bahan-bahan galian
atau barang tambang.
Menurut proses terjadinya bahan galian
ini dibedakan menjadi :
- Bahan galian magmatik, yaitu bahan galian yang terbentuk dari magma, sehingga keberadaannya bisa ditemukan di dalam atau didekat magma
- Bahan galian pematit, yaitu bahan galian yang terjadi dalam proses instrusi di dalam diatrema
- Bahan galian hidrotermal, yaitu bahan galian yang terjadi karena resapan cairan magma yang membeku di sela-sela struktur lapisan bumi atau pada lapisan bumi yang memiliki suhu rendah.
- Bahan galian yang terjadi sebagai hasil pengendapan – yang terjadi karena adanya pengendapan di dasar sungai maupun genangan-genangan air lainnya baik melalui proses pelarutan maupun tidak.
- Bahan galian yang terjadi sebagai hasil metamorfose kontak – Ini merupakan mineral ekonomik yang terjadi akibat persentuhan magma dengan bebatuan yang berada disekitarnya.
- Bahan galian hasil pengayaan sekunder – yang terjadi karena proses pelarutan bebatuan yang merupakan hasil dari suatu proses pengendapan.
Sedang menurut daya pakainya, sumber
daya alam ini dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
- Sumber daya alam yang cepat habis karena memiliki nilai konsumtif yang sangat tinggi dan pemanfaatannya sering dalam jumlah yang besar.
- Sumber daya alam yang tidak cepat habis karena memiliki nilai konsumtif yang relatif rendah dan pemanfaatannya pun dalam jumlah yang kecil. Misalnya logam mulia, intan, dan lain sebagainya.
Berdasarkan jenisnya sumber daya alam yang
harus kita ketahui ada 2 yang akan menjelaskan sumber daya alam menurut jenis
dan pengertiannya satu persatu.
Berikut adalah penjelasan sumber daya
alam berdasarkan jenisnya :
a.
Sumber Daya Alam Hayati (Biotik)
Yaitu sumber daya alam yang berasal
dari makhluk hidup atau yang berhubungan dengan ruang publik untuk kehidupan makhluk hidup
yaitu hewan dan tumbuh-tumbuhan.
Sumber daya alam ini dibedakan menjadi
2, yaitu :
- Sumber daya alam hewani yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari hewan atau binatang. Contohnya telur, daging, ikan, dan lain sebagainya. Keberadaan sumber daya alam ini biasanya dibudidayakan dengan berbagai cara, seperti : peternakan maupun usaha perikanan.
- Sumber daya alam nabati yang merupakan sumber daya alam yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang merupakan produsen atau penyusun utama dari rantai makanan.
Pemanfaatan sumber daya alam nabati
ini antara lain adalah :
- Sebagai bahan pangan (misalnya padi, jagung, kedelai, tebu, buah-buahan, dan lain sebagainya)
- Sebagai bahan konstruksi bangunan (seperti kayu jati, mahoni, kayu ulin, dan lain sebagainya)
- Sebagai Bahan Bakar (seperti kelapa sawit yang dapat digunakan sebagai bahan pembuat biosolar)
- Sebagai bahan obat-obatan (seperti kunyit, jahe, lengkuas, daun dewa, dn lain sebagainya)
- Sebagai bahan pupuk organik (misalnya daun-daun yang telah membusuk)
- Sebagai hiasan (seperti tanaman hias)
Sedangkan untuk pembudidayaan sumber
daya alam nabati bisa dilakukan melalui jalan pertanian maupun perkebunan.
Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk yang sebagian
besar bermata pencaharian di bidang pertanian atau bercocok tanam dan juga
dalam bidang perkebunan. Di bidang pertanian, Indonesia mampu menghasilkan
berbagai komoditas seperti padi, jagung, kedelai, ubi, singkong, dan masih
banyak lagi. Sedangkan di bidang perkebunan, Indonesia terkenal dengan
perkebunan kelapa sawit, karet, kopi, tembakau, tebu, kapas, dan masih banyak
lagi.
b.
Sumber Daya Alam non hayati (abiotik)
Yaitu sumber daya alam yang berasal
dari benda-benda mati. Jenis sumber daya alam ini adalah :
- Tanah – merupakan salah satu komponen penyusun permukaan bumi yang keberadaanya sangat vital dalam menunjang kehidupan serta kesejahteraan makhluk hidup, khususnya manusia. Komponen pembentuk tanah adalah udara, mineral, air, dan senyawa organik. Contoh pemanfaatan tanah diantaranya adalah sebagai tempat untuk mendirikan bangunan, tempat bercocok tanam, dan lain sebagainya. (baca : erosi tanah)
- Air – merupakan salah satu kebutuhan makhluk hidup yang utama, dimana sebagian besar dari bumi ini adalah terdiri dari wilayah perairan yang memiliki ciri-ciri air tanah yang baik. Contoh pemanfaatan air antara lain adalah untuk minum, pengairan sawah dan perkebunan, sarana transportasi, tempat rekreasi, tempat penambangan,dan lain sebagainya.
- Udara – ini merupakan salah satu kebutuhan vital bagi makhluk hidup yang akhir-akhir ini penggunaannya semakin diperluas, yaitu untuk menghasilkan energi yang nantinya dapat dipergunakan sebagai pembangkit turbin. Keberadaan angin mampu menggantikan penggunaan bahan bakar penghasil energi seperti batu bara dan minyak bumi yang semakin lama keberadaannya semakin langka.
- Sinar matahari – pemanfaatan sinar matahari adalah sebagai salah satu penghasil sumber energi yang nantinya akan bermanfaat bagi kelangsungan hidup manusia, seperti untuk pembangkit listrik.
- Hasil Tambang – ini merupakan salah satu kekayaan alam yang sangat melimpah dan beraneka ragam di bumi ini, dimana dengan keberadaannya mampu menunjang kesejahteraan makhluk hidup, khususnya manusia. Penggunaannya pun beraneka ragam, mulai dari bahan bakar, sebagai bahan dasar infrastruktur, hingga sebagai perhiasan. Contoh barang tambang antara lain adalah minyak bumi, gas alam, tembaga, nikel, emas, perak, marmer, belerang, bauksit dan lain sebagainya.
Berdasarkan bentuk dan potensi
penggunaannya yang belum kita ketahui ada 4 macam yang akan menjelaskan sumber
daya alam berdasarkan bentuknya dengan pengertiannya satu persatu.
Berikut adalah penjelasan mengenai
sumber daya alam berdasarkan bentuk dan potensi penggunannya :
a.
Sumber daya alam materi
Yaitu sumber daya alam berupa benda
mati yang bisa didapatkan dari alam secara langsung yang dapat melalui beberapa
proses seperti penambangan dan pengolahan sehingga memiliki daya guna bagi
kelangsungan hidup manusia maupun tanpa melewati proses sama sekali. Contoh :
- Sumber daya alam materi yang melewati proses penambangan maupun pengolahan contohnya barang-barang tambang seperti minyak bumi yang diolah menjadi berbagai bahan bakar seperti bensin, solar, pertamax, bensol, dan lain sebagainya
- Sumber daya alam materi yang dalam memperolehnya tanpa melalui proses penambangan dan pengolahan contohnya adalah, udara, air, dan sinar matahari
b.
Sumber Daya Alam Energi
Yaitu sumber daya alam yang dapat
menghasilkan energi yang nantinya dapat dimanfaatkan untuk menunjang dna
memberikan fungsi lingkungan hidup pada kehidupan
manusia. Contohnya dalah minyak bumi, batu bara, gas bumi, air, udara, sinar
matahari, dan lain sebagainya.
c.
Sumber Daya Alam Ruang
Yaitu sumber daya alam yang berupa
ruang, tempat, atau wilayah yang dapat dipergunakan oleh manusia untuk kelangsungan
hidupnya. Sumber daya ini dipengaruhi oleh beberapa hal seperti letak astronomis, topografi, maupun
reliefnya. Contoh gunung, lembah, dan lain sebagainya.
4.
Sumber Daya Waktu
Yaitu sumber daya alam yang
keberadaannya terikat oleh waktu atau musim. Contohnya adalah Air yang mana di
musim kemarau keberdaannya sangat sulit ditemukan, sehingga lahan-lahan
pertanian banyak yang kekeringan dan mengalami gagal panen. Sedangkan di musim
penghujan, keberadaannya justru begitu melimpah hingga dapat menimbulkan
bencana banjir dan erosi.
Berdasarkan Daya Pakai dan Nilai Ekonomisnya
Berdasarkan daya pakai dan nilai
ekonomisnya sumber daya alam yang tidak banyak kita ketahui terbagi menjadi 4
macam yang akan menjelaskan sumber daya alam menurut daya pakai dan nilai
ekonomisnya .
Berikut adalah penjelasannya mengenai
daya pakai dan nilai ekonomisnya :
a.
Sumber Daya Alam ekonomis – Yaitu sumber daya
alam yang memiliki nilai ekonomis, memiliki nilai jual yang tinggi, dan
dianggap sebagai barang-barang berharga. Selain itu, untuk mendapatkannya
diperlukan biaya yang relatif tinggi. Contohnya adalah emas, perak, minyak
bumi, batu bara, timah, dan lain sebagainya.
b.
Sumber Daya Alam Non Ekonomis – Yaitu sumber daya
alam yang dapat didapatkan dengan biaya yang sangat kecil, atau bahkan tanpa
biaya sama sekali. Contohnya sinar matahari, udara, dan air.
Berdasarkan Lokasinya
Berdasarkan lokasinya sumber daya alam
di bedakan menjadi 2 macam yang tidak banyak kita ketahui jenis sumber daya
alam berdasarkan lokasinya yang akan dijelaskan pengertiannya satu persatu.
Berikut adalah penjelasan mengenai
sumber daya alam berdasarkan lokasinya :
a.
Sumber Daya Alam Akuatik – Yaitu sumber daya alam yang bisa
dijumpai di daerah atau wilayah perairan. Contohnya adalah ikan, rumput laut,
terumbu karang, udang, kepiting, dan lain sebagainya.
b.
Sumber daya Alam terrestial – Yaitu sumber daya
alam yang dapat kita jumpai di daerah atau wilayah di daratan. Contohnya adalah
hasil hutan, bahan-bahan tambang, dan lain sebagainya
Pengelolaan Sumber daya Alam
Manusia sebagai makhluk Tuhan yang
paling sempurna, dimana ia dibekali dengan akal dan pikiran, sehingga
diharapkan manusia mampu memanfaatkan Sumber Daya Alam yang ada dengan
sebaik-baiknya. Seiring dengan peradaban manusia yang semakin maju yang
diiringi dengan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan, telah membawa dampak
semakin berkurangnya Sumber Daya Alam yang tersedia di bumi akhir-akhir ini.
Hal ini disebabkan karena tindakan
seperti bahaya jika hutan di bumi terus dieksploitasi secara
berlebihan sumber daya alam yang dilakukan oleh manusia. Untuk
mengatasi masalah tersebut, maka perlu dilakukan pengelolaan sebagai upaya
dalam melakukan pemanfaatan, pemeliharaan, penataan, pengendalian, pengawasan,
pemulihan, serta pengembangan sumber daya alam.
3.
Contoh sumber daya alam
·
Sumber daya
alam yang dapat diperbarui :
1.
Tumbuhan, semua jenis tumbuhan yang
ada di muka bumi ini dan produk turunannya seperti karet atau lateks, kapas,
biosolar, biodiesel, alkohol, spitrus, terpertin dan masih banyak lagi lainnya.
untuk tetap mempertahakan ketersediaan tumbuhan di dunia perlu dilakukan penanaman
kembali dan tidak melakukan eksploitasi hutan (Baca : fungsi hutan).
2.
Hewan, semua jenis hewan beserta
dengan produk turunannya seperti kain, wol, sutra dan masih banyak lagi
lainnya. budidaya hewan ini juga perlu dilakukan supaya ketersediaan hewan
tetap terjaga. Ada beberapa jenis hewan yang hampir punah maka hewan tersebut
tidak bisa digunakan sebagai barang kebutuhan manusia. Namun manusialah yang
perlu melindungi keberadaan hewan yang hampir punah tersebut.
3.
Sinar matahari, cahayanya akan selalu
menerangi bumi selama bumi masih menjadi salah satu planet yang berada di dalam
sistem tata surya. Saat ini mungkin sinar matahari terasa lebih banyak karena
adanya pemanasan global (baca : Penyebab pemanasan global)yang membuat
lapisan ozon menipis sehingga tidak ada filter dari sinar berbahaya dari
matahari.
4.
Angin
5.
Tanah, kesuburan tanah juga perlu
dijaga meskipun tidak akan pernah hilang. Manusia hendaknya tidak mencemari
tanah karena tanah merupakan tempat hidup bagi seluruh makhluk hidup di dunia
ini (Jenis jenis tanah & erosi tanah).
6.
Air, merupakan salah satu benda yang
sangat penting bagi manusia. Tanpa adanya air manusia dan makhluk hidup lainnya
tidak akan bisa hidup. Oleh karena itu sangat penting untuk selalu melestarikan kebersihan air dan tidak
mencemarinya. Karena dengan mencemari air itu sama berarti dengan mengancam
kehidupan seluruh makhluk hidup di muka bumi ini (Baca : Jenis jenis air).
7.
Mutiara, merupakan benda hasil dari
kerang. Bisa dilakukan budidaya dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.
8.
Minyak gondorukem
9.
Pupuk kompos
10.
Pala
11.
Kopra
12.
Minyak nilam
·
Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui
:
1.
Logam mulia (Emas, perak, diamond, platinum)
2. Besi
3. Tembaga
4. Perunggu
5. Nikel
6. Gas alam
7. Gypsum
8. Batu
9. Marmer
10. Minyak bumi (bensin, solar, aspal,
paraffin, minyak tanah dan lainnya)
11. Intan
12. Batu granit
13. Asbes
14. Belerang
15. Karbon
16. Nuklir
17. Fosfat, dan masih banyak lagi lainnya
4.
Sumber daya alam yang ada dindonesia
Tambang emas kualitas terbaik
Siapa sangka Indonesia adalah negara yang memiliki wilayah dengan kandungan emas yang sangat bekualitas terbaik di dunia. Seperti yang sudah Anda ketahui bahwasannya emas adalah logam mulia yang sangat didewakan oleh semua orang dari berbagai kalangan. Pasti Anda sudah mengetahui tambang emas manakah yang dimaksud. Ya, Freeport. Freeport yang berada di Papua adalah tambang emas terbesar dan mempunyai kualitas terbaik di dunia.Tambang batu bara
Selain tambang emas, di Indonesia juga terdapat tambang batu bara yang banyak terletak di Pulau Kalimantan dan pulau Sumatera. Tambang ini sangat berbeda dengan tambang emas yang ada di Papua, karena tambang batu bara ini tidak dikelola oleh perusahaan asing, tetapi sudah dikelola oleh perusahaan dalam negeri. Perusahaan dalam negeri yang mengelola tambang batu bara ini adalah PT. Bukit Asam. Beberapa media Internasional meyatakan bahwa Indonesia menyandang sebagai penghasil tambang batu bara yang terbesar.Cadangan gas alam
Harta karun selanjutnya yang dimiliki Indonesia yaitu gas alam. Indonesia benar- benar menjadi surga yang didalamnya terdapat berbagai macam hal yang dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup manusia. Indonesia mempunyai sumber daya alam penting lainnya adalah gas alam. Gas alam yang paling besar di Indonesia ini berada di Blok Natuna dan juga Blok Cepu. Gas alam yang satu ini keberadaannya memang sangat penting.Hutan hujan tropis yang terbentang luas
Selain sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui, Indonesia juga mempunyai sumber daya alam yang bisa diperbaharui, seperti halnya hutan hujan tropis. Indonesia mempunyai hutan hujan tropis yang sangat hijau dan juga lebat. Seperti yang telah diketahui bahwa fungsi hutan memegang peranan peting yaitu sebagai paru- paru dunia, sehingga adanya hutan ini sangat baik bagi kawasan Indonesia dan juga keseimbangan alam di dunia.Kekayaan bawah laut yang melimpah ruah
Indonesia mempunyai letak geografis yang berada di antara 2 samudera, sehingga tidak heran jika Indonesia memiliki wilayah laut yang sangat luas. Wilayah laut yang dimiliki Indonesia ini merupakan keajaiban karena menyimpan hasil laut yang sangat banyak. Tidak hanya berbagai jenis ikan dan binatang laut yang tersedia di lautan Indonesia, tetapi laut Indonesia juga menghasilkan berbagai hasil laut non binatang yang juga bisa meningkatkan nilai ekonomis.Hasil tanaman
Indonesia memang mempunyai tanah yang subur, sehingga tidak heran jika hasil tanaman Indonesia juga sangat melimpah. Bahkan hasil tanaman dari Indonesia inilah yang membuat banyak Negara mengincar Indonesia untuk dijajah karena menginginkan hasil tanaman Indonesia. Tanaman Indonesia yang sangat penting ini berupa hasil perkebunan, pertanian, maupun hasil hutan. Beberapa tanaman yang dihasilkan dari tanah Indonesia adalah kelapa sawit, kopi, padi, tembakau, rotan, karet dan rempah- rempah.Fauna langka
Indonesia mempunyai beberapa kekayaan alam yang berupa fauna atau binatang. Bahkan terdapat binatang khas yang hanya terdapat di Indonesia saja. Misalnya saja binatang langka yang hanya terdapat di Indonesia adalah Komodo dan Anoa. Binatang Komodo ini termasuk kadal raksasa dan hanya hidup di Pulau Komodo, Flores. Sementara Anoa menyerupai sapi tetapi hidup di hutan dan hanya terdapat di daratan pulau Sulawesi. Selain kedua binatang tersebut, masih banyak sekali binatang yang dimiliki Indonesia sebagai kekayaan alam di Indonesia.Sumber daya alam hayat
Pengertian menurut bahasa, hayati berarti mahluk hidup. Oleh karena itu sumber daya alam hayati adalah semua sumber daya alam yang berasal dari mahluk hidup. Dalam bahasa asing, sumber daya alam hayati disebut juga dengan sumber daya alam biotik. Berdasarkan sifat keterbaruannya, sumber daya alam hayati termasuk dalam jenis sumber daya alam yang bisa diperbaharui.
Nah betrikut ini contoh-contoh sumber daya alam hayati yang sering dimanfaatkan setiap harinya. Suber daya ala mini cukup banyak terdapat di sekitar lingkungan kita, diantaranya:
Sumber Daya Hewan
Contoh yang pertama, sumber daya yang berasal dari hewan. Hewan bisa menghasilkan berbagai macam produk yang biasa dimanfaatkan sebagian besar manusia untuk menunjang kehidupannya. Produk-produk yang dihasilkan tersebut antara lain : Daging, Susu, Kulit, Bulu, Madu, telur dan Kotoran yang dihasilkan semua hewan dan digunakan sebagai pupuk tanaman.Sumber Daya Tumbuhan
Tumbuhan termasuk juga contoh sumber daya alam hayati, karena tumbuhan juga merupakan jenis mahluk hidup. Tumbuhan bisa menghasilkan beragam produk yang bisa manusia manfaatkan untuk menunjang kebutuhan hidupnya. Produk-produk dari tanaman ini antara lain: Sayuran, bunga, Buah, Kayu, Umbi dan Biji
5.
Pemanfaatan sumber daya alam
Sumber Daya Alam Hayati
Sumber daya alam hayati merupakan jenis sumber daya yang terdiri dari komponen sumber daya nabati dan hewani yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
1.
Tumbuhan
Tumbuhan merupakan sumber daya
alam yang keberadaanya sangat melimpah dan beragam, khususnya bagi wilayah
Indonesia. Organisme ini mampu untuk menghasilkan oksigen dan pati melalui
proses fotosintesis. Maka dari itu, tumbuhan merupakan produsen atau merupakan
penyusun dasar rantai makanan. Keberadaan organisme ini sangat penting dan
eksploitasi besar-besaran terhadap tumbuhan akan berpengaruh terhadap kerusakan
alam bahkan kepunahan. Pemanfaatan tumbuhan oleh manusia diantaranya:- Untuk bahan makanan: Padi, jagung, gandum, tebu, dll
- Untuk bangunan: kayu jati, kayu mahoni
- Bahan bakar: kelapa sawit
2.
Pertanian dan Perkebunan
Indonesia sendiri dikenal sebagai
negara agraris karena sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian di
bidang pertanian dan perkebunan. Pertanian lahan
basah dan lahan kering dan perkebunan di Indonesia menghasilakan
banyak komoditi ekspor diantaranya:- Komoditi pertanian seperti padi, jagung, kedelai, sayur-sayuran, palawija, pohon buah-buahan
- Komoditi perkebunannya seperti karet, kelapa sawit, tembakau, kapas, kopi, dan tebu
3.
Hewan, peternakan, dan perikanan
Sumber daya alam hewan berupa
hewan liar maupun yang sudah dibudidayakan. Pemanfaatanya diantaranya sebagai:- Pembantu pekerjaan berat manusia seperti kerbau yang digunakan untuk membajak. Kuda sebagai alat bantu transportasi, gajah sebagai salah satu alat bantu angkut di beberapa daerah
- Sebagai sumber pangan seperti sapi, ayam, kambing, perikanan laut dan darat
- Selain itu diberlakukan pelestarian hewan untuk menjaga ekosistem darat dan ekosistem air, maka dibentuklah tempat-tempat yang bisa membantu melestarikan keberadaan hewan-hewan dan mencegah dari kepunahan
Sumber Daya Alam Non hayati
Sumber daya alam non hayati merupakan semua benda mati di permukaan kerak bumi yang bermanfaat dan berpengaruh bagi kelangsungan hidup manusia dan juga mahluk hidup lainnya.
1.
Air
Air merupakan salah satu kebutuhan
utama mahluk hidup dan bumi (baca: struktur bumi)
sendiri didominasi wilayah perairan. Dari total wilayah perairan yang ada, 97%
merupakan air asin (wilayah laut dan samudra) dan hanya 3% yang
merupakan wilayah air tanah- Air digunakan untuk keperluan domestik seperti untuk memasak, minum, mencuci
- Bahan dasar industri makanan dan minuman
- Penambangan
- Aset pariwisata dan rekreasi
- Selain itu air juga digunakan sebagai sumber listrik (pembangkit listrik tenaga air)
2.
Angin
Angin mampu menghasilkan
energi dengan penggunaan energi dengan menggunakan turbin yang pada umumnya
diletakkan dengan ketinggian lebih dari 30 meter di daerah dataran tinggi.
Beberapa fungsi angin adalah:- Membantu penyerbukan tanaman
- Membantu uap air bergerak ke daratan dan menjadikannya hujan
- Sumber energi listrik. Energi yang dihasilkan oleh angin jauh lebih bersih dari residu yang dihasilkan oleh bahan bakar fosil pada umumnya. Negara yang sudah memanfaatkan angin (baca: proses terjadinya angin) sebagai sumber utama energi listrik adalah Belanda
3.
Tanah
Tanah termasuk sumber daya
nonhayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan penduduk juga sebagai sumber
makanan bagi berbagai jenis mahluk hidup. Tanah sangat diperlukan diantaranya
untuk:- Pembangunan rumah tinggal dan bangunan lainnya
- Tempat menyerap dan menyimpan air hujan
- Tempat tumbuhnya segala jenis tanaman
4.
Hasil tambang
Sumber daya alam hasil tambang
memiliki beragam fungsi bagi kehidupan manusia, diantaranya:- Bahan dasar infrastuktur (aspal)
- Bahan bakar kendaraan bermotor (avtur, solar)
- Sumber energi (batu bara, gas cair, minyak tanah)
- Atau sebagai perhiasan (emas, perak, berlian)
- Dan logam lainnya (biji besi, bauksit, yodium, nikel, marmer, dll)
6.
Landasan kebijaksanaan pengelolahan sumber daya alam
Landasan dasar kebijakan pengolahan
sumber daya alam terdapat dalam TAP MPR RI No. IX/MPR-RI/2001 dan GBHN
1999-2004.
Dalam TAP MPR RI No. IX/MPR-RI/2001
berisi tentang Pembaruan Agraria dan Pengelolaan Sumber daya Alam, ada titik
harapan dari proses reformasi di bidang agraria dan pengelolaan sumber daya
alam, yang sebelumnya tidak pernah mendapatkan perhatian dari para pengambil
kebijakan.
TAP MPR tersebut dijelaskan beberapa
peta permasalahan yang membuat keputusan politik ini lahir yaitu :
1. Sumber
daya agraria dan sumber daya alam harus dikelola dan dimanfaatkan secara
optimal bagi generasi sekarang dan generasi mendatang dalam rangka mewujudkan
masyarakat adil dan makmur.
2. Adanya
persoalan kemiskinan, ketimpangan dan ketidakadilan sosial ekonomi rakyat serta
kerusakan sumber daya alam.
3. Pengelolaan
sumber daya agaria dan sumber daya alam selama ini telah menimbulkan penurunan
kualitas lingkungan, ketimpangan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan dan
pemanfaatannya serta menimbulkan berbagai konflik.
4. Peraturan
perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya agraria dan
sumber daya alam saling tumpang tindih dan bertentangan.
5. Pengelolaan
sumber daya agraria dan sumber daya alam yang adil, berkelanjutan, dan ramah
lingkungan harus dilakukan dengan cara terkoordinasi, terpadu dan menampung
dinamika, aspirasi dan peran serta masyarakat, serta menyelesaikan konflik.
Arah Kebijakan Bidang Pengelolaan
Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup dalam GHBN 1999 – 2004 yaitu :
1.
Mengelola sumber daya alam dan
memelihara daya dukungnya agar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan rakyat
dari generasi ke generasi.
2.
Meningkatkan pemanfaatan potensi
sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melakukan konservasi, rehabilitasi
dan penghematan penggunaan, dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan.
3.
Menerapkan indikator-indikator yang
memungkinkan pelestarian kemampuan keterbaharuan dalam pengelolaan sumber daya
alam yang dapat diperbaharui untuk mencegah kerusakan yang tidak dapat balik.
4.
Mendelegasikan secara bertahap
wewenang pemerintah pusat kepada pemerintah daerah dalam pelaksanaan
pengelolaan sumber daya alam secara selektif dan pemeliharaan lingkungan hidup
sehingga kualitas ekosistem tetap terjaga, yang diatur dengan undang-undang.
5.
Mendayagunakan sumber daya alam untuk
sebesar-besarnya kemakmuran rakyat dengan memperhatikan kelestarian fungsi dan
keseimbangan lingkungan hidup, pembangunan yang berkelanjutan, kepentingan
ekonomi dan budaya masyarakat lokal serta penataan ruang, yang pengusahaannya
diatur dengan undang-undang.
Arah kebijakan dalam pengelolaan
sumber daya alam dalam TAP MPR No. IX/MPR/2001 tentang Pembaruan Agraria
dan Pengelolaan Sumber Daya Alam :
1.
Melakukan pengkajian ulang terhadap
berbagai peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan pengelolaan sumber
daya alam dalam rangka sinkronisasi kebijakan antarsektor yang berdasarkan
prinsip-prinsip sebagaimana dimaksud Pasal 5 Ketetapan ini.
2.
Mewujudkan optimalisasi pemanfaatan
berbagai sumber daya alam melalui identifikasi dan inventarisasi kualitas dan
kuantitas sumber daya alam sebagai potensi dalam pembangunan nasional.
3.
Memperluas pemberian akses informasi
kepada masyarakat mengenai potensi sumber daya alam di daerahnya dan mendorong
terwujudnya tanggung jawab sosial untuk menggunakan teknologi ramah lingkungan
termasuk teknologi tradisional.
4.
Memperhatikan sifat dan karakteristik
dari berbagai jenis sumber daya alam dan melakukan upaya-upaya meningkatkan
nilai tambah dari produk sumber daya alam tersebut.
5.
Menyelesaikan konflik-konflik
pemanfaatan sumber daya alam yang timbul selama ini sekaligus dapat
mengantisipasi potensi konflik di masa mendatang guna menjamin terlaksananya
penegakan hukum dengan didasarkan atas prinsip-prinsip sebagaimana dimaksud
Pasal 5 Ketetapan ini.
6.
Menyusun strategi pemanfaatan sumber
daya alam yang didasarkan pada optimalisasi manfaat dengan memperhatikan
kepentingan dan kondisi daerah maupun nasional.
Parameter Kebijakan PSDA bagi
Pembangunan Berkelanjutan
Reformasi pengelolaan sumber daya alam
sebagai prasyarat bagi terwujudnya pembangunan berkelanjutan dapat dinilai
dengan baik apabila terumuskan parameter yang memadai. Secara implementatif,
parameter yang dapat dirumuskan diantaranya:
1.
Desentralisasi dalam pengelolaan
sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan mengikuti prinsip dan pendekatan
ekosistem, bukan administratif.
2.
Kontrol sosial masyarakat dengan
melalui pengembangan transparansi proses pengambilan keputusan dan peran serta
masyarakat . Kontrol sosial ini dapat dimaknai pula sebagai partisipasi dan
kedaulatan yang dimiliki (sebagai hak) rakyat. Setiap orang secara
sendiri-sendiri maupun berkelompok memiliki hak yang sama dalam proses perencanaan,
pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengawasan serta evaluasi pada pengelolaan
dan pelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup.
3.
Pendekatan utuh menyeluruh atau
komprehensif dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Pada
parameter ini, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup harus
menghilangkan pendekatan sektoral, namun berbasis ekosistem dan memperhatikan
keterkaitan dan saling ketergantungan antara faktor-faktor pembentuk ekosistem
dan antara satu ekosistem dengan ekosistem lainnya.
4.
Keseimbangan antara eksploitasi dengan
konservasi dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup sehingga
tetap terjaga kelestarian dan kualitasnya secara baik.
5.
Rasa keadilan bagi rakyat dalam
pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup. Keadilan ini
tidak semata bagi generasi sekarang semata, tetapi juga keadilan untuk generasi
mendatang sesudah kita yang memiliki hak atas lingkungan hidup yang baik.
6. Karakteristik ekologi sumber daya alam
Hampir bisa dipastikan bahwa setiap ekosistem bisa jadi akan membutuhkan sistem pengelolaan SDA yang berbeda dari ekosistem di wilayah lain.
Keberhasilan kombinasi beberapa pendekatan seperti ini membutuhkan partisipasi politik yang tinggi dari masyarakat adat dalam proses penataan ruang dan penentuan kebijakan pengelolaan SDA di wilayah ekosistem. Semakin tinggi partisipasi politik dari pihak-pihak berkepentingan akan menghasilkan rencana tata ruang yang lebih akomodatif terhadap kepentingan bersama yang “intangible” yang dinikmati bersama oleh banyak komunitas yang tersebar di seluruh wilayah ekosistem tersebut, seperti jasa hidrologis.
Kondisi seperti ini bisa diciptakan dengan pendekatan informal, misalnya dengan membentuk “Dewan Konsultasi Multi-Pihak tentang Kebijakan Sumber Daya Alam Wilayah/Daerah” atau “Forum Multi-Pihak Penataan Ruang Wilayah/Daerah” yang berada di luar struktur pemerintahan tetapi secara politis dan hukum memiliki posisi cukup kuat untuk melakukan intervensi kebijakan.
Lingkungan secara alami memiliki kemampuan untuk memulihkan keadaannya, Pemulihan keadaan ini merupakan suatu prinsip bahwa sesungguhnya lingkungan itu senantiasa arif menjaga keseimbangannya.
Apabila bahan pencemar berakumulasi terus menerus dalam suatu lingkungan, sehingga lingkungan tidak punya kemampuan alami untuk menetralisasinya yang mengakibatkan perubahan kualitas. Pokok permasalahannya adalah sejauh mana perubahan ini diperkenankan.
Tanaman tertentu menjadi rusak dengan adanya asap dari suatu pabrik, tapi tidak untuk sebahagian tanaman lainnya.
contoh : dengan buangan air pada suatu sungai mengakibatkan peternakan ikan mas tidak baik pertumbuhannya, tapi cukup baik untuk ikan lele dan ikan gabus.
Keterbatasan Kemampuan Manusia, Manusia sebagai pengolah sumber daya alam dituntut semaksimal mungkin untuk mengolah sumber daya alam. Tapi banyak diantara manusia tersebut yang tidak mampu untuk mengolah sumber daya alam yang telah tersedia yang mengakibatkan negara kita selalu tertinggal dari Negara-negara lain diluar sana yang sudah maju.
Padahal negara-negara tersebut tidaklah memiliki sumber daya alam sebanyak yang kita punya ,tpi mereka sselalu dapat mengolah setiap sumber daya alam yang telah tersedia di Negara mereka yang membuat negara mereka terus maju.
Maka dari itu yang harus kita lakukan adalah kita harus lebih meningkatkan sumber daya manusia atau kemampuan dari masyarakat kita agar bisa memaksimalkan atau mengolah sumber daya alam kita yang begitu melimpah ini. Bukan mustahil jika kita bisa mengolahnya ,kita akan seperti Negara-negara yang telah maju atau bahkan melebihi mereka.
7.
Keterbatasan kemampuan manusia dalam mengubah sumber daya alam
Keterbatasan Kemampuan Manusia.
Manusia sebagai pengolah sumber daya alam dituntut semaksimal mungkin untuk mengolah sumber daya alam. Tapi banyak diantara manusia tersebut yang tidak mampu untuk mengolah sumber daya alam yang telah tersedia yang mengakibatkan negara kita selalu tertinggal dari Negara-negara lain diluar sana yang sudah maju. Padahal negara-negara tersebut tidaklah memiliki sumber daya alam sebanyak yang kita punya ,tpi mereka sselalu dapat mengolah setiap sumber daya alam yang telah tersedia di Negara mereka yang membuat negara mereka terus maju.
Maka dari itu yang harus kita lakukan adalah kita harus lebih meningkatkan sumber daya manusia atau kemampuan dari masyarakat kita agar bisa memaksimalkan atau mengolah sumber daya alam kita yang begitu melimpah ini. Bukan mustahil jika kita bisa mengolahnya ,kita akan seperti Negara-negara yang telah maju atau bahkan melebihi mereka.
Manusia sebagai pengolah sumber daya alam dituntut semaksimal mungkin untuk mengolah sumber daya alam. Tapi banyak diantara manusia tersebut yang tidak mampu untuk mengolah sumber daya alam yang telah tersedia yang mengakibatkan negara kita selalu tertinggal dari Negara-negara lain diluar sana yang sudah maju. Padahal negara-negara tersebut tidaklah memiliki sumber daya alam sebanyak yang kita punya ,tpi mereka sselalu dapat mengolah setiap sumber daya alam yang telah tersedia di Negara mereka yang membuat negara mereka terus maju.
Maka dari itu yang harus kita lakukan adalah kita harus lebih meningkatkan sumber daya manusia atau kemampuan dari masyarakat kita agar bisa memaksimalkan atau mengolah sumber daya alam kita yang begitu melimpah ini. Bukan mustahil jika kita bisa mengolahnya ,kita akan seperti Negara-negara yang telah maju atau bahkan melebihi mereka.
Keterbatasan
kemampuan manusia.
Ekologi pada mulanya diaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari oleh manusia sejak pertama kali dia hidup didunia. Namun,
munculnya istilah ekologi berdasarkan prakarsa biolog Jerman yang
memperkenalkan istilah ekologi adalah Ernest Haeckel (1834 – 1919) pada tahun
1860. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, yaitu “oikos” yang berarti rumah,
tempat tinggal, habitat dan “logos” yang berarti ilmu. Secara harfiah ekologi
adalah ilmu tentang mahkluk hidup dalam rumahnya, atau dapat diartikan juga
sebagai ilmu tentang rumah tangga mahluk hidup. Banyak yeng mendifinisikan
ekologi, menurut Kendeiihgh (1980) ekologi adalah ilmu yang mempelajari
hubungan timbal balik antara organisme yang satu dengan yang lainnya. Di dalam
Webmaster Unabridged Dictionary, ekologi disebut sebagai totalitas atau pola
hubungan antara organisme-organisme dengan lingkungannya. Lingkungan di sini adalah
gabungan dari komponen fisik maupun hayati yang berpengaruh terhadap kehidupan
organisme.Menuru Miller (1975), ekologi adalah ilmu mengenai hubungan timbal
balik antara organisme dan sesamanya serta dengan lingkungan tempat tinggalnya
dan menurut Odum, (1971) ekologi adalah suatu studi yang mempelajari
struktur dan fungsi ekosistem. Struktur di sini menunjukan suatu keadaan atau
susunan dari sistem ekologi pada waktu dan tempat tertentu. Keadaan itu
termasuk kepadatan/kerapatan, biomassa, penyebaran potensi unsur-unsur hara,
energi, faktor-faktor fisik dan kimia lainnya yang menberi karakteristik
kondisi sistem tersebut yang kadang-kadang mengalami perubahan. Sedangkan
fungsinya menggambarkan peran setiap komponen yang ada dalam sistem ekologi
atau ekosistem. Jadi pokok utama ekologi adalah mencari pengertian bagaimana
fungsi organisme di alam.
Ekologi berkaitan dengan berbagai ilmu pengetahuan yang relevan dengan kehidupan (peradaban) manusia, seorang yang belajar ekologi sebenarnya bertanya tentang berbagai hal berikut : bagaimana alam bekerja, bagaimana proses adaptasi dapat berlangsung, apa yang diperlukan oelh organisme dan apa pula yang dihasilkannya, bagaimana mereka berinteraksi dengan spesies lainnya, dan bagaimana individu-individu dalam spesies diatur sebagai populasi serta bagaimana pula eksotisme yang dimuculkan.
Komponen-komponen yang ada di dalam lingkungan hidup meliputi komponen abiotik dan biotik yang merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dan membentuk suatu sistem kehidupan yang disebut ekosistem. Suatu ekosistem akan menjamin keberlangsungan kehidupan apabila lingkungan itu dapat mencukupi kebutuhan minimum dari kebutuhan organisme. Maka keberadaan komponen-komponen tersebut ada yang senatiasa tersedia dan ada yang terbatas. Seperti populasi beberapa jenis flora ataupun fauna (biotik) yang akhir-akhir ini punah dan sinar udara (abiotik) yang senantiasa tersedia.
Sumber referensi :
http://www.ridwanaz.com/2010/10/pengertian-sumber-daya-alam-macam-sda-dan-jenisnya.html
https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/jenis-jenis-sumber-daya-alam
https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/sumber-daya-alam-yang-dapat-diperbaharui-dan-tidak-dapat-diperbaharui
https://moondoggiesmusic.com/sumber-daya-alam/
https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/pemanfaatan-sumber-daya-alam
bappenas.go.id/index.php/download_file/view/10676/6845/
http://blog.ub.ac.id/reza04ub/2013/01/15/kebijakan-pengelolaan-sumber-daya-alam-dan-lingkungan-hidup/
https://rikihamdanielektro.wordpress.com/2011/11/05/karakteristik-ekologi-sumber-daya-alam/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar